Jumat, 08 April 2011

Hujan, dingin dan ayam di malam hari

Seperti ada yang melempar kerikil ke atap kamar kos, ternyata dugaanku yang salah. Yang terjadi malam itu adalah awan yang menumpahkan airnya ke bumi. Malam yang semakin dingin di tambah dengan guyuran angin malam dan hujan. Sambil mendengar insrumen musik bertanda sedang menenangkan badan dan pikiran yang terasa jenuh.

Ayam yang saling bersahutan menandakan adanya sebuah tanda dalam perputaran waktu kehidupan. Kalau orang tua kampung mengatakan
sebagai terjadinya pergantian waktu ke jam berikutnya. Mungkin itu benar, karna betepatan selesainya mendengar teriakan ayam yang berbunyi “kukkuruyuuukkkk…..” itu saya kembali mendengarkan detak bunyi jam dinding. Gerakan refleks tanpa di sadari ternyata pandanganku telah tertuju pada jam dinding. Dan jarum pendeknya menunjuk angka 1 (satu) malam dan jarum panjangnnya menunjuk angka sedikit melewati angka duabelas.

Ternyata bunyi layaknya orang melempar kerikil ke atap kos tadi tiba-tiba lenyap. Namun segala yang di bawanya tak ikut bersama lenyapnya bunyi itu. Dinginnya yang menusuk sampai ke tulang masih tetap terasa. Sedikit ingin kesal dan protes pada hujan yang tak bijaksana. Bagai mana tidak? Dia meninggalkan dingin dan tak dibawa pergi.

Ah, tak ada guna aku memikirkannya. Mungkin mantra pak ustadz harus aku gunakan. Bahwa ikhlas atas kejadian yang menimpamu tatkala ikhtiarmu telah maksimal. Akhirnya, singkat kata keinginan protes karna tidak terima akhirnya hilang dengan sendirinya bagai hilangnnya bintang langit ketika mentari menampakan wajhnya di ufuk timur.

Mungkin inilah hikmah yang tejadi pukul 1 malam itu. Bukankah Tuhan pernah berkata kalau ada tanda-tanda bagi manusia yang berpikir pada perputaran siang dan malam?. Tuhan memberi ilmunya melalui bacaan pada alam semesta. Tuhan menyuruh kita untuk membaca semua fenomena kehidupan di alam semsta ini. Oleh karna itu bacalah karna ayat-ayat Tuhan sungguh luas ini.

Ditulis di Makassar, pada tanggal 5 April 2011.


1 komentar:

  1. sip...
    bacalah semua yang ada di sekitarmu

    BalasHapus