Senin, 09 Agustus 2010

Untuk Dia yang Telah Tiada

Puisi ini ku tulis untuk saudara kami, Syaidi Akbar (alm), yang telah menghadap Sang Maha Pencipta. Mudah-mudahan setiap jejak langkah yang telah terukir menjadi kenangan yang tak terlupakan dan bermanfaat untuk kami. Dan mudah-mudahan apa yang telah dia berikan kepada kami dan kepada semua mahluk ciptaan Sang Pencipta bernilai ibadah di sisi-Nya. AMIN.

Doa kami selalu menyertaimu. Mudah-mudahan Allah swt memberikan tempat yang layak bagimu di sisi-Nya. Mudah-mudahan juga Allah swt mengampuni dosa-dosamu, saudaraku.
Selamat jalan kawan, selamat jalan saudaraku, kami akan selalu mengenangmu.

Untuk Dia Yang Telah Tiada

Tangan tak mampu lagi untuk merangkul
Mata tak mampu untuk menatap
Mulut tak mampu lagi untuk berucap
Tapi masih ada yang kita miliki
Hanyalah jejak sejarah yang pernah kita ukir bersama

Waktu tidak dapat kembali
Namun bagi kami,
Itu hanyalah alasan klasik
Karna waktu bisa kita kembalikan dalam dunia kita
Dalam waktu, kita telah melahirkan banyak kenangan

Bagi kami,
Kehidupan bisa kita kembalikan
Hari esok adalah peluang, hari ini adalah kepunyaan
Hari kemarin adalah kemustahilan

Namun saudaraku,
Hari kemarin adalah hari kita
Hari yang dapat kita kembalikan
Hari yang tidak dimiliki oleh mereka yang tak bersama kita
Engkau adalah sejarah bagi kami
Engkau adalah aku dan kami yang hari ini
Engkau adalah tawa dalam kesedihan kami
Meskipun ruang telah membuat kita tak mampu mengukir jejak kehidiupan lagi
Namun kami disini karna kamu


1 komentar:

  1. Tuhan mudahkanlah perjalanan teman kami. Amin

    BalasHapus