Kamis, 11 November 2010

Kedatang obama merugikan Indonesia

Kedatang presiden AmerikaSerikat, Barack Obama, ke Indonesia hari selasa 9 november kemarin, menimbulkan penolakan dari sejulah masyarakat Indonesia. Penolakan tersebut terlebih karna Amerika adalah Negara kapitalis. Negara yang menjajah indonesia lewat ideologinya. Selain itu, mereka melihat Amerika sebagai negara penjajah yang menggunakan demokrasi sebagai kamuflase.

Keterjajahan yang tengah terjadi di Indonesia adalah bukti kekejaman Amerika. Hal itu di tegaskan pada sebuah perjanjian yang di sebut dengan “konsesus washintong”. Konsesus ini memuat hal-hal yang merupakan konsep-konsep gagasan neoliberalisme (neo-kapitalisme) dari Amerika yang akan diberlakukan di Indonesia.

Kita dapat melihat implementasi dari konsesus itu yaitu menjamurnya korporasi asing yang sebagian besar milik amerika di Indonesia. Untuk memuluskan program kerjanya Indonesia di pakasakan untuk melakukan deregulasi sehingga para korporasi leluasa bergerak. Hal ini kemudian berdampak pada sektor-sektor kehidupan lain yang terimbas oleh proyek neolibaralisme ini. Dan masih banyak lagi contoh yang lain misalnya privatisasi BUMN dan lain-lain.

Sebenarnya Indonesia adalah salah-satu negara dari banyak negara di dunia yang terhegemoni oleh gagasan neo-liberalisme Amerika. Kita dapat melihat penjajahan yang ada di timur tengah. Negara yang mayoritas islam. Inilah salah-satu yang menyebabkan penolakan ke datangannya ke Indonesia. Alasannya adalah mayoritas masyarakat Indonesia beragama islam. Dimana mereka penjajahan Amerika di timur tengah adalah upaya untuk menghancurkan kejayaan islam. Dimana islam adalah agama perlawanan terhadapa segala bentuk penindasan termasuk neoliberalisme.

Dari sinilah, kita dapat menyimpulkan kedatangan Amerika tidak ada gunanya. Presiden Barack Obama hanyalah simbol kapitalisme dunia yang ingin menawarkan program ekspansinya ke Indonesia. Tak dapat juga kita nafikan dengan kerja sama yang akan sangat menunjang pembangunan. Namun kerja sama itu akan lebih merugikan Indonesia karna Indonesia tengah tersubordinasi dari Amerika.

nb: tulisan ini telah diposting di ngurunto.blogdetik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar