Kamis, 04 November 2010

Ketika PSK menggalang dana peduli bencana alam

Mungkin selama ini dalam mindset kita melihat PSK (pekerja seks komersial) hanyalah orang yang menjajakan seks. Mereka diidentikan dengan orang yang tak bermoral sehingga dipandang sebelah mata oleh masyarakat pada umumnya. Tapi bagaimana kalau para PSK mengekspresikan kepeduliannya terhadap bencana alam yang menimpah negeri ini? Sebagaimna yang terjadi pada PSK kremil di Surabaya. Mereka telah menunjukan rasa kemanusiaannya meskipun di satu sisi ada yang berpandangan negatif pada mereka karna profesi mereka.

Mereka menuturkan bahwa mereka juga punya hati nurani sebagaimana yang dimiliki oleh manusia lain. Dalam menggalang dana yang mereka lakukan adalah dengan cara meminta pada pada pengguna kendaraan dan melakukan aksi teaterikal. Selain itu juga mereka meminta dari rumah ke rumah.




(Foto: Daniel Lukas Rorong) lagi meminta sumbangan

Lagi pula perlu juga di ketahui, sesungguhnya mereka berprofesi sebagai PSK bukanlah disebabkan oleh mayoritas karna ketidak bermoralan mereka. Namun lebih karna alasan ekonomi. Bagi manusia, dimanapun dia berada ketika diperhadapkan dengan masalah ekonomi kadang mereka rela melakukan apapun demi bisa bertahan hidup. Salah satu contohnya adalah mereka yang terjun dalam dunia PSK tesebut.

Di Negara Thailand para PSK terdiri dari 60% dari total golongan orang yang miskin. Merekapun melakukan hal tersebut karna ketidak tersediaan lapangan kerja yang layak. Seperti halnya di Indonesia. Sala satu daerah di Indonesia tepatnya di Indramayu, Jawa barat, pernah di adakan penelitian tentang profesi kaum perempuan di daerah tersebut. Ternyata profesi PSK adalah mayoritas profesi yang mereka lakoni bahkan bukan lagi menjadi hal yang tabuh bagi daerah tersebut. Setelah di telusuri alasan tentang pekerjaan mereka maka lagi-lagi karna alasan ekonomi.

Oleh karna itu tidak mesti kita meyalahkan secara totalitas kepada mereka yang berprofesi sebagai PSK. Kita harus melihat secara komprehensif masalah ini, bahkan lebih bijaksana lagi kalu kita melihat sebab yang menjadikan mereka demikian. Maka negara atau pemerintah dalam hal ini harus menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi kaum perempuan. Pemerintah harus merekonstruksi konsep ekonomi supaya tidak terus mengeksploitasi perempuan yang salah-satunya terwujud dalam lokalisasi tempat prostitusi (para PSK). Bahkan pemerintah mengambil manfaat dengan di lokalisasikannya tempat prostitusi karna dengan itu pemerintah dapat menarik pajak untuk melengkapi APBN-nya. Jadi stereotype pada mereka yang berprofesi sebagai PSK juga disebabkan karna ketidak becusan pemerintah negri ini.

oleh karna itu marilah kita lebih bijak lagi dalam menilai mereka( baca: PSK). Mereka juga manusia, sama halnya dengan kita. Merka punya hati nurani sebagaimana terwujud dalam kepedulian mereka terhadap korban bencana alam (mentawai dan merapi). Dan harusnya juga pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi mereka.

kutulis demi perubahan

nb: telah menjadi head line di kompasiana.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar