Minggu, 07 November 2010

Sebuah Sajak Untuk Negeriku

Bumi hijau nan subur
Laut dan hutan yang luas
Mengandung kehidupan untuk kehidupan anak bangsa
Kegembiraan adalah rasa syukur kami terhadap Mu

Tapi haruskah air mata membasahi negri ini
Air dan ombak yang ada membuat duka
Gunung yang ditinggikan menjadi menjadi paronama alam
Telah membenci

Belum lagi kekayaan alam menjadikan kami terjajah
Mereka para penjajah mendatangi negeri
karna memiliki alam yang indah untuk dinikmati
mungkinkah alam yang indah menjadi kutukan?

Katanya bumi dan air serta kekayaan alam lainnya di peruntukan untuk hajat hidup kami
Namun mereka datang dengan uang
Dan alat-alat penjajahnya untuk memilikinya
Wakil menghianati rakyat yang tengah di banjiri air mata duka
Mereka menghianati kami hingga hati mereka tak mampu mendengar tangisan anak bangsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar