Jumat, 25 Januari 2013

Mengenang kelahiran Tokoh paling berpengaruh di dunia

Kurang lebih 7 miliar penduduk yang menempati bumi sekrang. Dari 7 miliar itu, kurang lebih terdapat 1 juta orang yang hebat dan dari 1 juta orang, kurang lebih juga hanya ratusan yang paling hebat dan memiliki pengaruh besar terhadap dunia. Orang-orang ini tidaklah sembarang manusia. Atas hasil sejarah yang pernah digoreskan dalam lembar peradaban manusia sehingga mereka dikenang oleh banyak manusia di bumi.

Namun tak semua goresan sejarah akan menjadi kenangan yang indah. Banyak orang-orang besar bukan karna keadaban yang pernah ia buat melainkan pernah menjadi orang yang justru menyakiti orang lain, meskipun orang demikian cukup familiar. Tapi bukan ini yang bisa dikategorikan sebagai orang luar paling hebat itu. Melainkan bagaimana kehebatannya menjadikan orang mengikutinya karena kreativitasnya, ajaran, ucapan bahkan tingkah lakunya yang memukau dan menginspirasi banyak orang di dunia.

Tepat 24 januari 2013 M atau bertepatan dengan 12 rabiul awal 1434 H, umat islam bahkan dunia mengenang kembali sebuah momentum besar. Momentum tentang kelahiran seorang anak manusia segaligus menjadi nabi-rasul bagi umat manusia di dunia hingga hari kiamat datang. Beliau lahir di jazira arab, di tengah masyarakat jahiliyah yang jauh dari nilai keadaban. Konflik dimana-mana bahkan kelahirannya pun bertepatan dengan penyerangan pasukan bergajah terhadap negeri tanah kelahirannya. Pengabaian rasionalitas dengan penyembahan berhala yang tak bernyawa. Pelecehan terhadap kaum wanita, perjudian, penghlalan ekonomi riba (kapitalisme) serta segala kejahiliaan lainnya mewarnai kondisi sosial masyarakat tempat beliau dilahirkan.

Itu semua secara perlahan sirna dengan kelahiran manusia yang bernama Muhammad bin Abdullah. Kehadirannya menggegerkan masyarakat arab dan dua imperium besar saat itu, Persia dan Romawi. Mula-mula masyarakat arab sangat menyukainya karena segala kebaikan yang ada pada dirinya. Bahkan di tengah ketidak saling percayaan masyarakat arab saat itu, beliau hadir sebagai oase kejujuran sehingga tak salah jika kemudian gelar Al-Amin disematkan kepadanya. Orang yang terpercaya (jujur), demikian makna gelar tersebut dimana beliau di percayai oleh siapa saja bahkan dikemudian hari ada musuhnya pun tetap memercayainya.

Hal yang membuatnya di benci bahkan tak jarang mendapat caci maki, intimidasi bahkan upaya pembunuhan adalah kehadirannya membawa ajaran tauhid. Ajaran tentang keesaan Tuhan untuk mengajak manusia berpikir rasional dan meluruskan kembali ajaran agama Ibrahim (agama tauhid, yang pernah dibawa oleh nabi Ibrahim) yang pernah ada. Namun sudah tercemar oleh sikap sinkretik yang memuncak pada prilaku sirik masyarakat arab saat itu. Maklum saja, sangat manusiawi jika kehadiran ajaran baru apalagi bertendesi menyerang ajaran status-quo mendapat resistensi dari para penganutnya. Terlebih jika dapat menggangu kepentingan elite sosial tertentu (para petinggi bangsa Qurais).

Tak hanya itu, kehadiranya di dunia juga menjadi rival bahkan dapat membangun imperium tandingan hingga terbesar mengalahkan dua imperium yang tengah merebut hegemoni saat itu, Persia dan Romawi. Dua imperium ini sangat terkenal di dunia saat itu, bahkan kebesaran dan kejayaannya sulit diperkirakan akan runtuh. Namun perkiraan di atas kertas ini, akhirnya terbantahkan dengan ketika Muhammad mampu menarik pengikut karena ajarannya kemudian mendirikan imperium islam sehingga dapat mengalahkan dua imperium besar ini.

Demikian sedikit sejarah Muhammad SAW. Ternyata ajaran beliaulah sehingga banyak manusia terinspirasi bahkan menjadi pengikut setia dan rela mati karenanya. Banyak bukti mengenai hal ini, misalnya kita dapat melihat bagaimana ketika banyak orang yang menghujatnya bahkan melecehkannya melalui gambar-gambar imajiner. Semua umat islam tidak menerima dan mengecamnya bahkan banyak yang bersedia menjadi ‘pasukan’ setia untuk menumpahkan darah (membunuh) orang yang telah melecehkan tersebut. Demi Muhammad banyak yang bersedia mengangkat pedang dan senjata jika ajaran yang dibawanya telah di kotori.

Bentuk penghargaan

Waktu terus bergulir. Nabi besar Muhammad SAW telah lama meninggalkan umatnya menghadap sang ilahi. Atas jasa-jasa dan kebenaran ajarannya, beliau memiliki pengaruh yang luar biasa dan selalu dikenang sampai hari ini. Hal ini membuat para pakar sosial melakukan penelitian tentangnnya. Hingga seorang non muslimpun mengaguminya, dia Michael Hart. Dalam karyanya yang cukup fenomenal menyebutkan bahwa di antara banyak tokoh  yang pernah ada dalam sejarah peradaban dunia, ada seorang tokoh yang paling memiliki pengaruh yang luar biasa dan menempatkannya di urutan nomor wahid (satu). Tokoh yang dimaksudkan itu adalah Muhammad SAW.

Wajar saja, jika umat islam pengikut ajarannya begitu mengkultuskannya. Hari kelahirannya menjadi salah satu bentuk pengejewantahan atas pengkultusan itu, dengan memperingatinya. Berbagai macam model peringatan sesuai dengan tradisi masing-masing umat islam dimana mereka berada, tanpa menghilangkan nilai-nilai keislamannya. Ini demi mengenang beliau dan menghidupkan kembali ajaran-ajarannya yang mulai terkuras oleh ideologi dan budaya asing yang mulai diadopsi oleh masyarakat muslim sendri.

Tapi tentunya disayangkan jika perayaan seperti ini hanya sebatas simbol atau ritual semata. Padahal yang terpenting dari perayaan maulid (kelahiran) seperti ni adalah makna substansi yang terkandung. Bagaimana mengambil pelarajan atas segala prilaku serta ajaran beliau yang terkandung dalam kitab suci yang dibawanya Al-Quran dan sunnahnya. Apalagi ditengah hiruk pikuk kehidupan sosial bernegara saat ini, masyarakat telah kehilangan sosok pemimpin yang ideal. Yang mampu menyelaraskan antara ucapan dan perbuatan. Berani tegas terhadap kezaliman dan menggemakan kebenaran. Setidaknya sosok inilah yang dimiliki oleh rasul Muhammad SAW. Sosok manusia ideal yang merupakan personifikasi Tuhan di muka bumi untuk dijadikan tauladan yang baik. Smoga kita menginspirasinya. Amin.

~Makassar, masih di mabesku, 25 Januari 2013. 
Pada 12 rabiul awal 1434 H (24 januari 2013),Tulisan ini dipersembahkan untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW.

2 komentar:

  1. dan dari ratusan orang hebat sekarang ini munculah seoarang anak yang bernama amir, dialah komentator pertama di postingan yang hebat ini ... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.... amin, saya doakan smoga selalu menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai tauladan yang sangat baik. amin Ya Allah...

      Hapus