Senin, 13 Januari 2014

Bosan lihat dia

#mungkin cerita lucu. Entahlah...

Suatu hari, menujulah seorang mahasiswa ke sebuah kampus. Dia sebenarnya tidak ingin ke kampus bahkan ingin segera ‘keluar’ dari kampus itu. Dia sudah sedikit jenuh dengan keadaan di dalam. Bukannya dalam hal menuntut ilmu sih, tapi bagaiamana proses belajar yang baginya sudah cukup monoton, bosan dan sekali lagi sudah menjenuhkan.

“Pendidikan itu keharusan tapi sekolah adalah  pilihan”. Tidak dapat di mungkiri, pendikan adalah keharusan bahkan kebutuhan yang tidak bisa di tawar-tawar. Tapi untuk mendapatkannya tidak mesti melalui sekolah-sekolah formal. Bukan berarti menolak sekolah formal, bukan. Hanya ingin menyampaikan pendidikan itu jangan hanya di batasi dalam sekolah-sekolak formal saja. Lapangan ilmu pengetahuan itu terlampau luas, apalagi jika hanya di batasi oleh ruang-ruang kelas dan pagar-pagar universitas. Plato, seorang filsuf yunani kuno pun pernah mengingatkan “Jadikanlah setiap tempat adalah perpustakaan bagimu dan setiap orang yang kau temui adalah guru bagimu”.

Di keramaian kampus, lalu lalang mahasiswa, mahasiswi, dosen, pemulung, anak-anak kecil tak sekolah yang menjajahkan jualannya, ibu-ibu penjual di kantin dan banyak lagi. Dalam keramaian  itu berlajalan seorang mahasiswa yang sudah lama tidak ‘keluar-keluar’ dari kampus itu. Dia tampaknya asik menikmati suasana kampus. Terlebih lagi banyak mahasiswi-mahasiswi yang cantik nan manis dan kadang-kadang satu-dua orang menyapanya. Sesekali juga dia menyapa mahasiswi-mahasiswi yang di kenalnya. Tatapan bertemu dan suara pun saling berbalas. Betapa indahnya siang itu. hehe

Dari jarak yang tidak terlalu jauh, kira-kira 10 meter, yang saat itu keramaian masih terjadi. Tiba-tiba suara itu terdengar. Suara yang mengarah padanya. “Woe,,,, kau belum juga sarjana?”. Seketika mendengar suara itu, mahasiswa ini langsung mengarahkan pandangannya mencari sumber suara. Suara itu berasal dari kantin sebuah fakultas yang biasa dia nongkrong. Setelah di perjelas lagi, terlihat seorang dosen yang duduk di kantin itu sambil sedikit tertawa kepadanya.

“Belum pak" jawabnya sambil sedikit tertawa. Dia dan dosennya pun saling tertawa.
Mungkin dosen ini sudah ‘bosan’ lihat dia di kampus. Ahahaha…

~Makassar, 13 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar