Minggu, 05 Januari 2014

PNS vs PS

Hal ini sudah menjadi perdebatan dalam pemikiranku. Bagaiamana harus melayani dengan baik atau sepatutnya? Pertanyaan ini bisa terjawab oleh hati nurani setiap manusia. Tak peduli apakah anda bekerja sebagaia pegawai negeri sipil (PNS) ataupun pegawai swasta (PS).

Sengaja saya munculkan dua frase terakhir di atas, pegawai swasta dan pegawai negeri. Dalam pengalaman yang saya jumpai, kedua tempat profesi ini memiliki perbedaan. Yah, tentunya selain menjadi abdi institusi yang bernama negara bagi pegawai negri dan institusi milik swasta (pribadi/kelompok) bagi pegawai swasta. Juga, saya menemukan ada perbedaan proses maupun prosedur pelayananan yang umum di jumpai.

PNS

Pernakah anda mengurus KTP? Surat tanah? Akta kelahiran? SIM ? Bagi anda yang sudah pernah terlibat dalam aktivitas-aktivitas seperti ini, anda pasti sudah tahu bagaimana kendala-kendala yang dihadapi. Banyak ditemukan kesukaran baik karena prosedur birokrasi yang yang liku-liku juga tak jarang ditemukan oknum birokrat yang ‘sok jual mahal’ untuk memberi pelayanan. Oknum birokrat itu akan memudahkan keperluan anda jika anda telah ‘membelinya’ dengan sejumlah uang pelicin. Urusan anda pun akan menjadi licin.

Sudah menjadi rahasia umum, prosedur birokrasi di negeri kita cukup berbelit-belit. Sehingga terkesan mempersulit warga yang memiliki keperluan-keperluan. Padahal birokrasi adalah cara negara untuk menjangkau rakyatnya dalam memberi pelayanan. Kemudian para pelaksanan birokrasi (birokrat) di berikan gaji oleh negara. Dengan demikian birokrasi harus melayani rakyat bukan dilayani.

Paradigma melayani inilah yang harus terpatri dalam birokrat di negeri kita. Tapi konsep ini hanyalah indah di atas kerta, karena dalam kenyataan di lapangan tak demikian. Paradigma melayani terbalik menjadi dilayani. Para birokrat tak jarang ditemukan belaga ‘sok’ untuk berhubungan dengan masyarakat yang membutuhkan tugas-tugas (pelayanan) mereka. Selain tata kelolah birokrasi yang semrawut juga unsur kesengajaan untuk meliku-likukan segala prosedur sehingga masyarakat terutama masyarakat ‘kecil’ sulit untuk menyelesaikan urusan-urusan mereka.

‘Birokrasi PNS’ penyebab Korupsi

Kondisi inilah yang menjadi salah satu pemicu korupsi di negeri kira. Prosedur yang berbelit-belit oleh birokrasi kita, menyebabkan banyak masyarakat mengambil jalan pintas. Mereka memberikan uang pelican agar segala urusannya menjadi licin dan cepat selesai. Banyak para oknum birokrat – untuk tidak menyatakan semuanya – yang senang dengan perilaku (baca: uang pelican) ini. Bahkan mereka (baca: oknum birokrat) sengaja membuka peluang untuk itu. Karena mereka di untungkan dengan menerima uang dari masyarakat meskipun secara tidak sah.

Keberadaan perlaku di atas, telah menjadi budaya yang lumrah. Sesuatu yang salah jika terus di biasakan maka akan menjadi dibenarkan secara budaya karena telah dilumrahkan. Padahal itu memang salah. Inilah bagian dari korupsi itu, bahwa memberikan uang pelicin agar mempermudah urusan-urusan administrasi merupakan bagian dari praktek korupsi sesuai dengan hukum di negara kita. Jika sudah demikian, bagaiamana dengan masyarakat yang tidak memiliki uang (miskin)?

Jangan heran jika kemudian hasil survei yang pernah di rilis menyebutkan korupsi dapat mempermudah urusan-urusan administrasi dalam birokrasi. Jangan heran juga hal ini berkonsekuensi pada maraknya budaya korupsi hingga tingkat yang paling bawah yakni masyarakat kecil biasa, tak hanya di tingkat wakil rakyat  (elite) kita. Budaya korpusi menjadi massif, terstruktur dan sistemik.

Pegawai swasta (PS)

Bagaimana dengan pegawai swasta dalam memberi pelayanan? Dalam kenyataannya kita dapat melihat bahwa perbedaan itu begitu tajam. Misalnya ketika anda berkunjung ke suatu kantor swasta, anda akan di anggap sebagai raja. Raja yang dilayani sebaik mungkin tanpa ada embel-embel yang lain. Tidak perlu prosedur yang berbeli-belit. Kalaupun ada, maka anda akan di permudah oleh pegawai-pegawainya.

Ketika anda masuk, senyuman serta sapaan yang sopan akan anda dapatkan. Anda akan dipersilahkan duduk untuk ditanya perihal keperluan anda. Para pegawai swasta dengan setulus hati akan melayani anda hingga semua urusan kelar. Tidak perlu uang adminisitrasi kecuali untuk profesi-profesi tertentu semisal dokter praktek. Belum lagi dengan suasana ruangan kantor (lembaga) swasta yang begitu nyaman.

Paradigma yang di bangun dalam birokrasi swasta adalah benar-benar melayani. Terlepas dari motif demi ke ‘untungan’ maka birokrasi negara patut meneladaninya. Sehingga bukan lagi di layani melainkan kembali ke kittoh untuk “melayani”. Yah sekali lagi, pegawai negeri sipil harus “melayani”, bukan dilayani.

~Makassar, 5 Januari 2014

1 komentar:

  1. cepat kaya

    ,,.,KISAH NYATA ,
    Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
    Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
    dan berbagi kepada teman2 melalui room ini,
    sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
    dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
    hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
    akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta ,
    saya stress dan hamper bunuh diri anak saya 2 orng masih sekolah di smp dan sma,
    istri saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anakanaknya ditengah tagihan utang yg menumpuk,
    demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
    ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
    dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
    dulu katanya dia juga seperti saya stelah bergabung dengan KI KUSUMO hidupnya kembali sukses,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
    dan melihat langsung hasilnya, `
    saya akhirnya bergabung dan menghubungi KI KUSUMO di No :)-0'8'2-3'3'5'-9'4'7'-8'8'8-:).
    Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim,
    Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya,
    akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
    semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
    kini saya kembali sukses terimaksih KI KUSUMO saya tidak akan melupakan jasa AKI.
    JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH,
    SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH SILAHKAN HUB KI KUSUMO DI :)-0'8'2-3'3'5'-9'4'7'-8'8'8-:)

    ((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))

    Pesugihan Instant 5 MILYAR
    Mulai bulan ini (oktober 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal,
    serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar,
    Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

    Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
    Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
    dll

    Syarat :

    Usia Minimal 21 Tahun
    Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
    Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
    Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
    Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda

    Proses :

    Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
    Harus siap mental lahir dan batin
    Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
    Pada malam hari tidak boleh tidur

    Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :

    Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
    Ayam cemani : 2jt
    Minyak Songolangit : 2jt
    bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt

    Prosedur Daftar Ritual ini :

    Kirim Foto anda
    Kirim Data sesuai KTP

    Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 5 MILYAR

    Kirim ke nomor ini : -0'8'2'3'3'5'9'4'7'8'8'8-
    SMS Anda akan Kami balas secepatnya

    Maaf Program ini TERBATAS hanya untuk beberapa Orang saja..

    BalasHapus